Membangun Soft Skill Guru
Program Sang Guru edisi 10 November 2017

By Dr. Sudarman, S.Pd.,M.Pd 10 Nov 2017, 17:44:36 WIB Kurikulum
Membangun Soft Skill Guru

Guru adalah sosok penentu keberlangsung sebuah ilmu, melalui sosok gurulah pengetahuan, perilaku dan keterampilan mampu mengalir pada generasi penuntut ilmu. Peran yang fundamental inilah, mengapa guru senantiasa dituntut memiliki kecakapan-kecakapan pedagogi dan profesionalisme pada bidang keilmuannya.

Sisi lain yang tak kalah pentingnya potensi sekaligus bekal yang harus dimiliki guru adalah soft skill, kalau merujuk pada pendapat Bernthal, et.al (2003) yang menyatakan bahwa soft skills adalah perilaku personal dan interpersonal yang mengembangkan dan memaksimalkan kinerja seseorang. Soft skills adalah semua ketrampilan pengembangan diri yang tidak bersifat teknis, seperti kemampuan pengelolaan keuangan, kualitas hidup, ketrampilan berpikir kritis dan lain-lain.

Sementara itu, Peter de Jager (2005), ahli provocative speaker, menyebutkan bahwa untuk memahami “soft skills” akan lebih mudah jika kita memahami kata yang merupakan lawan katanya, yaitu “hard skills.” Hard skills adalah ketrampilan yang dapat langsung dilihat hasilnya dalam proses pembelajaran, segera setelah selesai proses tersebut selesai. Hasil pembelajaran akan dengan mudah dapat didefinisikan, mudah dilihat dan melibatkan penguasaan dari suatu objek yang tidak hidup.

Peran-peran inilah menjadi bekal bagi para guru/dosen untuk membelajarkan keterampilan-keterampilan tersebut kepada siswa atau mahasiswanya sehingga mampu menghasilkan generasi yang seimbang antara keterampilan hard skill dan soft skillnya. Mengapa begitu penting soft skill, karena jika kita berbicara dan membahas tentang soft skills, konsep ini tidak dapat dilepaskan dari pengertian kompetensi. Kompetensi dapat diartikan sebagai motif, sikap, keterampilan, pengetahuan, perilaku atau karakteristik pribadi lain yang penting untuk melaksanakan pekerjaan atau yang membedakan antara kinerja rata-rata dengan kinerja superior.

Sementara soft skills juga merupakan kemampuan yang bersifat superfisial, hasil tidak langsung dilihat, serta memiliki hubungan yang kuat dengan kemampuan personal dan interpersonal seseorang. Pada dasarnya, soft skills merupakan kompetensi yang berhubungan erat dengan karakter, kemampuan interpersonal, sikap dan nilai hidup anak didik.

Apa fungsi soft skill bagi dunia kerja para guru, soft skills yang terdiri dari karakter, sikap dan nilai hidup, ketrampilan personal daninterpersonal merupakan faktor penting di dalam hampir semua aspek kehidupan,terutama di dalam dunia kerja termasuk menjadi pembelajar. Seorang guru tidak hanya dituntut untuk menguasai kompetensi teknis, seperti bagaimana menerapkan konsep yang telah dipelajari di dalam inti keilmuannya, namun juga dituntut untuk memiliki karakter yang kuat, sikap hidup yang mantap, ketrampilan untuk berhubungan dengan orang lain, serta ketrampilan personal lain. Karyawan ini dinilai lebih memiliki kesiapan dan kualitas kerja yang tinggi. Salah satu studi yang dilakukan oleh Mitsubishi Research Institut (2000) menyebutkan bahwa, kesuksesan lulusan, ternyata tidak ditentukan oleh kemampuan teknis dan akademis lulusan tersebut, namun 40% disumbang oleh kematangan emosi dan sosial, 30% oleh proses networking yang dijalin, 20% oleh kemampuan akademis, dan 10% oleh kemampuan finansial yang dimilikinya.

Tanggung jawab berat ini tentu, menjadi bagian dari kita semua para guru dan dosen untuk membangun tubuh keilmuan kita menjadi pribadi yang utuh, untuk bertutur utuh, berperilaku utuh. Lebih kongkret bagaimana membangun soft skill guru.. silahkan simak program sang guru di www.suaramahakam.com atau 101.1 FM , edisi jum’at10 november 2017, pukul 10.00 wite

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

  1. dwi eprilia 28 Des 2017, 13:14:11 WIB

    Nama : Dwi Eprilia
    NIM : 1605065042
    Kelas B
    Program Studi : Pendidikan ekonomi
    Tema : Membangun Soft Skill Guru


    Guru adalah sosok penentu keberlangsung sebuah ilmu, melalui sosok gurulah pengetahuan, perilaku dan keterampilan mampu mengalir pada generasi penuntut ilmu. Peran yang fundamental inilah, mengapa guru senantiasa dituntut memiliki kecakapan-kecakapan pedagogi dan profesionalisme pada bidang keilmuannya. Sementara itu, Peter de Jager (2005), ahli provocative speaker, menyebutkan bahwa untuk memahami “soft skills” akan lebih mudah jika kita memahami kata yang merupakan lawan katanya, yaitu “hard skills.” Hard skills adalah ketrampilan yang dapat langsung dilihat hasilnya dalam proses pembelajaran, segera setelah selesai proses tersebut selesai.Apa fungsi soft skill bagi dunia kerja para guru, soft skills yang terdiri dari karakter, sikap dan nilai hidup, ketrampilan personal daninterpersonal merupakan faktor penting di dalam hampir semua aspek kehidupan,terutama di dalam dunia kerja termasuk menjadi pembelajar.Tanggung jawab berat ini tentu, menjadi bagian dari kita semua para guru dan dosen untuk membangun tubuh keilmuan kita menjadi pribadi yang utuh, untuk bertutur utuh, berperilaku utuh. Lebih kongkret bagaimana membangun soft skill guru.. silahkan simak program sang guru di www.suaramahakam.com atau 101.1 FM , edisi jum’at10 november 2017, pukul 10.00 wite

View all comments

Write a comment


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Zen

    Assalamualaikum Pak. Kalau boleh tau, referensinya DESCA ini apa ya Pak? Terima ...

    View Article
  • Nur Hidayah

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Nama: Nur Hidayah NIM: 1605065052 Kelas: B Program ...

    View Article
  • maisin ajan

    Nama : Maisin Ajan Nim : 1605065065 Program Studi : Pendidikan Ekonomi Tema : Pandangan Teori ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video